Tuesday, 17 November 2020

Anies Usai Diklarifikasi Polisi: Penjelasan Saya Jadi Laporan 23 Halaman

 
Anies Baswedan selesai diklarifikasi soal kerumunan massa pendukung Habib Rizieq. Anies mengaku mendapat 33 pertanyaan dan menjadi laporan setebal 23 halaman.

Jakarta - Gaberner DKI Jakarta Anies Baswedan selesai diklarifikasi soal kerumunan massa pendukung Habib Rizieq Syihab, di acara Maulid Nabi Muhammad SAW. Anies mengaku mendapat 33 pertanyaan.
Anies Baswedan keluar dari ruang pemeriksaan dan memberikan keterangan kepada wartawan pada pukul 19.20 WIB. Dia tidak banyak menjelaskan soal isi pemeriksaan maupun kasus kerumunan massa tersebut.

"Saya tadi telah selesai memenuhi undangan untuk memberikan klarifikasi dan prosesnya berjalan dengan baik, dan ada 33 pertanyaan yang disampaikan menjadi sebuah laporan sepanjang 23 halaman," ucap Anies kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jalan Sudirman, Selasa (17/11/2020).

Anies menyerahkan soal isi pemeriksaan kepada Polda Metro Jaya. Dia hanya menyampaikan bahwa yang disampaikannya saat klarifikasi sudah sesuai dengan fakta. (baca terus berita di bawah...๐Ÿ‘‡๐Ÿ‘‡ )

"Semua sudah dijawab, sesuai dengan fakta yang ada, tidak ditambah, tidak dikurangi, adapun detail isi pernyataan klarifikasi dan lain-lain, nanti menjadi bagian pihak Polda Metro Jaya untuk meneruskan dan menyampaikan sesuai kebutuhan," katanya.

Anies Baswedan tiba di Polda Metro Jaya pada pukul 09.40 WIB tadi. Anies Baswedan mengaku hadir sebagai warga negara yang baik.

"Saya menerima undangan klarifikasi tertanggal 15 November 2020 yang saya terima kemarin 16 November, sampai di kantor pukul 14.00 WIB siang, mengundang saya untuk memberikan klarifikasi pada tanggal 17 (November) jam 10.00 WIB," kata Anies Baswedan kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (17/11/2020) pagi tadi.

"Jadi hari ini saya datang sebagai warga negara untuk memenuhi undangan dari Polda. Itu saja," ucap Anies Baswedan

Dalam kesempatan terpisah, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyampaikan hari ini ada 10 orang yang diminta klarifikasi soal kegiatan HRS itu. Namun, dari 10 orang yang diundang itu, hanya 9 orang yang dimintai klarifikasi, termasuk Anies Baswedan.

"Dari 10 ini, kita protokol kesehatan kita lakukan uji swab antigen. Satu orang Lurah dari Petamburan positif atau reaktif dan sekarang kita rujuk ke Rumah Sakit Kramat Jati, karena saat di-swab antigen yang bersangkutan reaktif positif. Jadi 9 ini sementara masih dilakukan klarifikasi," kata Yusri.

Selain Anies Baswedan, yang hadir dalam undangan klarifikasi itu ada Wali Kota Jakarta Pusat Bayu Marghantara, Kepala Biro Hukum, Kepala KUA Tanah Abang, camat, hingga RW/RT. Juga ada Satpol PP dan Bhabinkamtibmas.

Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat mengatakan, selain 10 orang tersebut, pihaknya akan meminta klarifikasi terhadap panitia penyelenggara, tamu undangan, dan saksi nikah putri Habib Rizieq. Mereka akan diperiksa pada Rabu (18/10) besok.

Adapun Tubagus menyampaikan pemeriksaan terhadap pihak Pemprov DKI Jakarta hari ini dikhususkan untuk mengetahui status Jakarta saat ini.

"Kita memang dua hari ini (hari ini dan besok) mengalokasikan untuk hari ini penyelenggara pemerintahan untuk menentukan status Jakarta dan berikut dasar hukumnya. Untuk meyakinkan Jakarta berstatus apa dan dasar hukumnya," tandasnya.
Source : https://news.detik.com/berita/d-5259113/anies-usai-diklarifikasi-polisi-penjelasan-saya-jadi-laporan-23-halaman

=====

POLITIK IDENTITAS KELUARGA BASWEDAN
=======================
Keluarga Baswedan adalah Imigran Arab Yaman, mereka datang ke Indonesia karena melarikan diri ke berbagai negara salah satunya ke Nusantara ini...

Mereka dikenal sebagai kelompok Arab Hadrami, yg berimigrasi ke Nusantara, merupakan kelompok miskin yang harus meninggalkan Arab karena ajaran dan tingkah laku mereka membahayakan politik pemerintah di masa itu,dengan selalu mengatasnamakan agama untuk mencapai tujuan mereka....

Di Nusantara mereka ini dikenal dekat dengan kolonial belanda, sehingga dari sisi peraturan hukum oleh pemerintahan Hindia Belanda di istimewakan dan ditempatkan dalam golongan tersendiri yg berbeda dengan kelompok Pribumi....
Di mana ketika itu Pemerintah Hindia belanda menerapkan Aturan berdasarkan Golongan yaitu:
1. Golongan Eropa
2. Golongan Timur Asing
3. Golongan Bumi Putra

Keturunan arab ditempatkan sebagai golongan Timur Asing dan telah terbiasa melihat diri mereka lebih tinggi dari pada Pribumi, sebagai kasta yg lebih rendah dari kasta mereka, menganggap pribumi sebagai budak dan kelompok yg layak diperbudak....

Untuk mempertegas keberadaan mereka sebagai kelompok yg berada di atas kelompok Pribumi abdul rahmad baswedan mendirikan partai arab Indonesia pada Tahun 1934, yg merupakan partai Identitas yaitu identitas Keturunan Arab sebagai pemilik kasta lebih tinggi dari Pribumi itu sendiri....

Abdulrahman baswedan merupakan kakek dari anis baswedan sejak tahun 1934 telah membentuk suatu kekuatan politik atas nama arab agar mereka yg berada di Indonesia diakui sebagai arab Indonesia bukan Pribumi Indonesia,melainkan Orang Arab yg tinggal di Indonesia, merupakan suatu politik identitas tanpa rasa Nasionalisme....

Kondisi tersebut masih tetap mereka pertahankan dengan pola berstruktur dan masif, menunggangi kebodohan sebagian Masyarakat Indonesia,yang dengan tololnya fanatik terhadap Agama....

Cara yg pertama mereka lakukan adalah menciptakan orang dengan gelar "habib" sebagai keturunan langsung dari nabi muhammad saw, para habib ciptaan ini menjadi ulama mendadak, menjadi panutan, dan apa yg diucapkan dianggap sebagai fatwa yg wajib dituruti karena telah didaulat sebagai keturunan nabi muhammad saw....

Dan mereka ini menjadi corong-corong untuk memperbodoh, mengadu-domba serta memperbudak Bangsa Indonesia yg picik serta fanatik terhadap agama yg di anutnya....
Kefanatikan terhadap agama membuat lupa bahwa dirinya adalah Bangsa indonesia, Putra Dan Putri Pribumi Indonesia, hal ini bisa di buktikan dengan beberapa hal antara lain:

" fpi didirikan oleh rizieq shihab menjadikan saudara kita yg fanatik tanpa otak mejadi budak politik agama

"anis baswedan menjadi Gubernur DKI dengan memperalat 58 % Masyarakat Jakarta yg fanatik agama dengan jargon Gubernur seiman...

Dan sekarang timbul Jargon anis keren, dengan tujuan tahun 2024 menduduki kursi Presiden....

Apakah bisa terbayang kalau anis jadi Presiden ?....
Biar masing-masing kita merenungkannya.... Membayangkan bahwa NKRI Tercinta ini akan menjadi Negara Arab, Kebuadayaan Dan Warisan Leluhur seperti Adat Istiadat akan musnah, kita akan menjadi warga yang layak diperbudak dan diperhamba bagi mereka....

Bagi yang  memiliki rasa Nasionalis  jangan biarkan kita dijajah oleh keturunan yaman yang tidak mencintai Indonesia sebagai Negaranya....

NKRI ini bukan milik arab dan negara timur tengah manapun....
NKRI TERCINTA INI adalah milik Kita....
Sadarlah kalian saudaraku yang mabuk agama,bahwa selama ini kalian adalah boneka,bahkan budak mereka untuk menguasai bahkan menghancurkan NKRI TERCINTA INI....

#janganlupabahagia
#Indonesiamilikkita๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ❤✌๐Ÿค๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ™๐Ÿ‡ฒ๐Ÿ‡จ

0 comments:

Post a comment

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hot Sonakshi Sinha, Car Price in India