Thursday, 31 January 2019

Jelang Imlek, Warga Guyub di Vihara Kwang In Thang Tangsel


TANGERANGNEWS-Jelang Tahun Baru Imlek yang akan diperingati pada 5 Februari 2019, sekelompok warga dari berbagai latar belakang agama dan keyakinan bahu membahu membersihkan Vihara dan rupang di Vihara Kwang In Thang, Pondok Cabe Udik, Pamulang, Tangerang Selatan, Rabu (30/1/2019).

Kegiatan tersebut merupakan salah satu cermin kerukunan umat beragama di Kota Tangsel, karena perayaan Tahun Baru Imlek tidak hanya menjadi momentum penting bagi kaum Tionghoa, namun juga pemersatu antar umat beragama.

Kegiatan bersama tersebut meliputi penyucian rupang, sudut-sudut Vihara, dan juga pemasangan lampion, yang biasa identik dengam Hari Raya Imlek.

Sikap rukun itu tampak saat kegiatan bersih-bersih itu berlangsung karena beberapa tokoh agama Islam, Kristen, dan Hindu turut menghadiri kegiatan tersebut.



Seperti Novi yang merupakan Biarawati dari Asosiasi Lembaga Misionaris Awam (ALMA). Dirinya dan keempat Biarawati lainnya yang turut dalam kegiatan tersebut mengatakan bermaksud menunjukkan sikap toleransi antar umat beragama.

"Tujuannya kami hanya ingin membantu. Walaupun kami disini agamanya berbeda, hanya ingin membantu dan menunjukan toleransi antar umat beragama," jelas Novi.

Tanpa rasa sungkan, dirinya ikut membersihkan rupang. Novi mengaku dengan ikut serta dalam kegiatan tersebut, perasaannya merasa bahagia.



"Rasanya bahagia luar biasa, suka cita yang luar biasa karena kita datang kesini tidak satu agama, bisa berbaur sama siapa saja," ungkapnya.

Sementara, Pengawas Yayasan Kwang In Thang, Frankie Sibbald, menjelaskan bahwa nilai persatuan inilah yang menjadi kelebihan di yayasan yang diampunya.

"Salah satu kelebihan Kwan In Thang ini, tokoh-tokoh agama mau bersama-sama ikut dan ini menandakan kerukunan benar-benar terbukti," ucapnya Frankie.


Ia menambahkan, tidak hanya pada saat kegiatan tersebut, pihaknya juga mengundang para tokoh agama saat perayaan Hari Raya Imlek nanti.

"Nanti (Hari Raya Imlek) disini ada doa bersama, silaturahmi tokoh-tokoh agama dari semua agama yang ada di Indonesia. Ada juga atraksi barongsai, kalau jadi, ada sedikit kembang api," bebernya.(MRI/RGI)


Source : http://tangerangnews.com/tangsel/read/26006/Jelang-Imlek-Warga-Guyub-di-Vihara-Kwang-In-Thang-Tangsel

Wednesday, 30 January 2019

10 Tempat Wisata Banten...Bagikan temanku.






5 Pantai Terindah Banten...Bagikan temanku !






Tuesday, 29 January 2019

Kabar Baik dari Istana untuk Honorer K2



JAKARTA - Pertemuan pengurus pusat Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) dengan pejabat kedeputian II Kantor Staf Presiden (KSP) membawa kabar baik.

Menurut Nur Baitih, pengurus pusat FHK2I, sistem kerja PPPK (pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja) tidak akan merugikan honorer K2 (kategori dua).

Selain diberikan gaji dan berbagai tunjangan setara PNS, selama honorer K2 bekerja baik sebagai PPPK maka posisinya aman.

"Yang paling menggembirakan dalam pertemuan dengan KSP kemarin (29/1), kontrak PPPK hanya sekali sampai pensiun," kata Nur, sapaan karib Nur Baitih kepada JPNN, Rabu (30/1).

Mengutip penjelasan pejabat KSP, Nur mencontohkan, saat guru honorer K2 melamar PPPK usianya 35 tahun. Masa pensiun guru 60 tahun, maka kontraknya sampai 25 tahun.


Namun, kinerja PPPK akan dievaluasi setiap tahun sama persis PNS. Penilaian ini rutin dilakukan untuk melihat kinerja PPPK.


Berbeda dengan PNS yang bisa dimutasi ke daerah atau instansi lain, PPPK tidak bisa. Ketika diangkat jadi PPPK di instansi A, maka sampai pensiun di situ terus.

"Inikan sangat menguntungkan honorer K2. Mereka tidak akan dipindah-pindah lagi sampai pensiun," ucapnya. (esy/jpnn)

https://www.jpnn.com/news/kabar-baik-dari-istana-untuk-honorer

Saturday, 19 January 2019

Cara membuat es krim dengan mudah

Tuesday, 8 January 2019

JKSN MALAYSIA DEKLARASI DUKUNG JOKOWI KH MA'RUF AMIN



Saturday, 5 January 2019

Dear temen2 yang netral atau apatis dengan negeri ini


Tulisan Teman tapi gak jauh beda dengan isi kepala saya

Mohon untuk disebar...sebagai bagian ikut menyelamatkan Negeri ini 🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏

Dear temen2 yang netral atau apatis dengan negeri ini..

Gini lho...
kalau udah bosen sama postingan orang, tinggal delete, gak usah dibaca atau ekstrimnya left grup, jd ngga usah ribet..

Trus kalau ada posting tentang politik, padahal postingannya untuk meluruskan hoax yang dilempar kubu radikal, atau mengajak toleransi tapi kamu jengah lalu kamu samakan orang2 yang meluruskan fitnah2 dengan yang nyebar hoax, mending gak usah bermedsos aja..

Buat yang merasa memilih netral atau merasa gak mau ribet, tapi sebel sama postingan yg ada kata kunci Jokowi Prabowo,
jalan2lah ke Eropa..

Lihatlah itu orang2 Suriah, refugee yang dulunya juga sama pilih netral, apatis, gak peduli, hidup nyaman, kerja normal,  bisa traveling, tapi sekarang semuanya lenyap....!

KENAPA??!
Itu karena saat hoax pertama disebarkan, mereka diam gak peduli, ngga mau ribut. Cari aman. Mereka pikir gak ada ngaruh buat kehidupannya.. mereka juga mikir ga mungkin merubah nasib mereka jadi lebih baik.

Tapi tanpa mereka sadari hoax yang terus disebarkan oleh kubu radikal lama kelamaan akan dipercaya seolah-olah jadi sebuah kebenaran..

Lalu selang waktu tiba2 kaget, bingung, 'hey apa yang terjadi di negara saya' ??? dan akhirnya mereka jadi pengungsi di negara orang..
Kamu mau mengalami seperti itu ???
Ini nyata lho sdg terjadi di negeri kita yg tercinta ini. Jangan tidur terus teman ! Banguun..

The choice is yours..
Gak mau ribet delete diam2, hibernasi dari medsos..

Orang2 yang berjuang meluruskan hoax bukan mencari polemik atau bikin ribet..

Orang yang menyebar hoax dengan yang meluruskan hoax berbeda..

Kalau gak ada hoax, pasti medsos nyaman gak gegeran terus..

I"m fed up with you people yang merasa netral, cinta damai tapi membiarkan hoax dan kebathilan..
Yang cuma mau berpikir yg penting keluarga gue baik2 saja..

Kita semua capek pegel, tapi lebih baik berjuang melawan hoax sebelum semua terlambat..
Jangan biarkan kita seperti suriah...

Jangan lupa, kalau udah gak kuat, lambaikan tangan ke kamera lalu pilih :
1. pencet unfollow
2. Freeze teman kamu untuk 30 hari
3. Atau left grup
3. kamu hibernasi beberapa bulan dari medsos
4. Meditasi/ traveling

Kalau gue mau cuek sih bisa aja, kenapa2 gue mau ikut pusing mikirin negara, gue bisa kabur ke negara orang..
Cuma gue gak bisa cuek, why ?
Because I do love my country Indonesia!

Jadi pilihannya mau damai semu atau damai sebenarnya ?

RENUNGKAN  & Take Action untuk memilih pemimpin baik dan menyejukkan.

Choose Wisely
https://politikandalan.blogspot.com/2019/01/dear-temen2-yang-netral-atau-apatis.html



Choose Wisely

Fasilitas Terminal Pondok Cabe dalam Foto
















































































 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hot Sonakshi Sinha, Car Price in India